Selasa, 12 Oktober 2010

yang kecut yang bikin gedubrak

Orang Jakarta (termasuk saya) memang norak. Gampang gumun dan doyan gedubrakan. Kali ini yang bikin gedubrakan adalah fro-yo (frozen yoghurt) bernama Sour Sally. Konon outlet-nya di Senayan City sampai dijubeli pembeli (terutama wanita) yang ketagihan makanan (eh atau minuman) kecut ini. Mereka rela ngantri-ngantri demi mendapatkan satu cup Sour Sally.

Teman saya Ati cerita, pernah mesin pembuat yogurt ini mati dan akibatnya Sour Sally tutup berhari-hari. Selama hari itu banyak yang menjerit-jerit di internet, “I am craving for Sour Sally.”

Saya, berhubung sekarang jadi penduduk Jakarta, ikutan norak juga. Saya ngidam Sour Sally bahkan sebelum mencicipinya. Nah ketika beberapa saat lalu saya ke FX bersama teman-teman, saya pengin menuntaskan rasa penasaran itu dan jreng-jreng, sedulit, ups dingin, dua dulit … oke , tiga dulit … nggak ngerti deh kenapa orang rela ngantri untuk ini.

Jangan salah mengerti, Sour Sally memang enak. Saya suka. Ia adalah yoghurt yang dibekukan (tapi nggak beku-beku amet, mirip ice cream sundae lah). Rasanya campuran antara kecut dan manis. Yah, ini yogurt lho, kalau nggak kecut ya bukan yogurt namanya. Dibanding yogurt biasa, tingkat keasaman Sour Sally nggak begitu tinggi, jadi tetap bisa dinikmati tanpa sudut mata berkernyit-kernyit.

Hanya ada dua rasa yang ditawarkan, plain dan green tea. Tapi topingnya ada beberapa (bukan buanyaaaak seperti yang digambarkan orang-orang). Ada almond, raisin, buah-buahan (leci, mangga, kiwi, dll). Kalau mau Anda bisa mencampur yogurt plain dan green tea –di sini disebut twist--. Harganya lebih mahal tentunya.

Jujur, rasa green tea-nya nggak mantep, nggak beda jauh ama yang plain. Mungkin karena “tertelan” rasa asam yogurt. Nggak asyiknya lagi, pembeli cuma boleh milih satu toping.

Harganya? Ini relatif. Satu cup kecil fro-yo ini dihargai 23 ribu hingga 27 ribu. Gimana menurut Anda? Cukup pantas kah?

Kesimpulannya, ini alternatif desert yang menarik. Saya mau kok kembali ke sana. Tapi ogah ah, kalau pakai berjubelan. Norak tau.

Lihat juga :

wine

soto

sushi



Sumber : Kenterate.multiply

Tidak ada komentar:

Posting Komentar