Tampilkan postingan dengan label wine. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wine. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Desember 2010

Wine dengan Takaran Tertentu

Selama berada di London, Inggris, Anna Chintia, 28 tahun, memiliki kebiasaan baru. Untuk menyiasati cuaca dingin, ia jadi kerap meminum alkohol, khususnya anggur (Wine). "Membuat tubuh kita lebih hangat," ujar lajang yang baru kembali ke Tanah Air setelah mengikuti kursus selama tiga bulan di London itu.

Namun kebiasaan ini tidak membuat Anna menjadi alkoholik. Ia pun sadar untuk tidak meminumnya sampai membuat pening kepala atau mabuk. "Cuma satu gelas kecil kok, yang penting bisa menghangatkan badan," ujarnya.

Selain membikin badan hangat, ia melanjutkan, dari beberapa artikel yang ditemukannya di dunia maya, meminum Wine dalam takaran tertentu berkhasiat bagi kesehatan, antara lain bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Tentang hal ini, dia antara lain merujuk pada hasil penelitian University of Rochester Medical Center (URMC) di New York. Peneliti dari UMRC, Eileen Redmond, menjelaskan, alkohol dalam jumlah sedikit dapat menahan molekul yang dapat membuat plak di dinding arteri sehingga bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskuler.

Molekul yang disebut protein Notch ini membantu mengontrol otot yang mengatur aliran darah di arteri. Ketika molekul Notch distimulasi, misalnya dengan kadar kolesterol yang tinggi dan kebiasaan merokok, plak akan tumbuh dan berkembang di arteri.

Namun ketika otot yang dapat membuat plak di arteri ini terkena alkohol, menurut Redmond, molekul Notch akan terhalang dan sel di dinding arteri tidak akan tumbuh dan menebal. "Meminum (Wine) dalam jumlah sedikit secara reguler memiliki efek terbaik dalam pencegahan penyakit jantung," kata Redmond kepada MyHealthNewsDaily.

Ahli gizi Ratna Djuwita Hatma membenarkan kesimpulan penelitian itu. Di antara beberapa jenis minuman yang mengandung alkohol, menurut dia, anggur merah (red Wine)-lah yang terbaik dapat mencegah penyakit jantung. "Ada kandungan plafonoid yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung," kata dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini saat dimintai konfirmasi Tempo kemarin.

Namun Ratna mewanti-wanti, dosis alkohol yang baik untuk menurunkan risiko penyakit jantung adalah dalam jumlah sedikit. "A sip (satu isapan) of alcohol saja," kata wanita berkacamata ini.

Selain itu, karena iklim di Indonesia secara umum sangat berbeda dengan Eropa atau negara-negara lain yang mengenal musim dingin, Ratna menilai konsumsi alkohol untuk kesehatan belum dapat dilakukan di Indonesia. Apalagi mengkonsumsi alkohol di Indonesia dilarang oleh ajaran agama (Islam).

Ahli naturopati Riani Susanto mengakui anggur yang difermentasi memang memiliki antioksidan yang baik. Antioksidan yang terkandung dalam Wine diperoleh dari proses fermentasi anggur yang mempunyai hal unik. "Ini yang membuat konsumsi Wine dapat menurunkan risiko penyakit jantung," ujar pendiri gerai Healthy Choice ini.

Meski demikian, dia sependapat dengan Ratna untuk tidak merekomendasikan meminum anggur sebagai upaya mencegah penyakit jantung. "Wine itu bukan obat," ujar Riani. Karena itu, Wine tidak dapat begitu saja dikonsumsi.

Selama ini penduduk Prancis dan Italia memang dikenal jarang terkena penyakit jantung. Namun, kata Riani, hal ini bukan hanya disebabkan semata oleh kebiasaan meminum Wine. "Harus diingat, orang Italia dan Prancis banyak memakan makanan yang direbus dan tidak makan gorengan seperti kita," kata lulusan Southern College of Arkansas, Amerika Serikat, ini.

Di Prancis dan Italia pun, kata Riani, orang gemar berjalan untuk pergi dari satu tempat ke tempat yang lain. Selain itu, polusi udara di sana belum separah seperti di Indonesia. Sebaliknya, kecenderungan masyarakat perkotaan di Indonesia justru lebih suka bergaya ke mana-mana duduk di dalam mobil. FANNY FEBIANA | LIVE SCIENCE

Sumber : tempointeraktif.com

Lihat juga:
Hanamasa
Burger King

Selasa, 30 November 2010

Wine yang Halal

AMSTERDAM (Berita SuaraMedia) – Taner Tabak (35) telah berusaha memperoleh sertifikat Wine putih halal selama dua tahun, dan kini ia telah berhasil. "Kevserhelalwine" miliknya lolos tes dan mendapat sertifikat halal dari Kontrol Kualitas Halal (Halal Quality Control – HQC).

Pencarian Tabak akan anggur dengan kadar alkohol 0% dilakukan atas permintaan kaum Muslim. Pada pertemuan setiap hari Jumat, mereka tidak dapat minum bersama kolega dan teman-teman dan sebuah "Wine halal" dapat menjadi solusi bagi persoalan itu.

Tabak mempelajari proses pembuatan Wine bebas alkohol. Melalui sebuah proses teknis baru, yang membuatnya mendapatkan hak paten, Tabak, bekerjasama dengan sebuah perusahaan Jerman, berhasil membuat Wine bebas alkohol. Tabak mengatakan memang telah ada minuman Wine yang dikatakan bebas alkohol, namun mereka tidak lolos tes halal HQC karena masih mengandung sedikit alkohol.

HQC memiliki banyak syarat sebelum mereka memberikan sebuah sertifikat pada suatu produk. Sebuah permintaan tambahan untuk memperoleh sertifikat contohnya adalah peraturan higienis. Mereka mengerjakannya di bawah konsultasi dengan HQC. Tabak mengatakan, "Wine halal tidak dibuat begitu saja!"

Kelompok sasaran Tabak bukan hanya kaum Muslim, melainkan lebih luas lagi. "Yang juga menjadi sasaran saya adalah para wanita hamil, mereka yang terkena diabetes, mereka yang harus menyetir setelah menghadiri sebuah pesta dan karena itu tidak bisa minum alkohol dan sebagainya."

Di antara koleksi Tabak adalah Wine merah, putih, dan mawar, juga Wine yang berat. Ia yakin akan kelezatan rasa Wine nya dan baru-baru ini menantang seorang ahli Wine Nicolaas Klei untuk datang dan mencicipi anggurnya.

Nama kevser merujuk pada sebuah surat di Al Quran, jelas Tabak. Surat itu berbicara tentang Wine halal.

Tabak tidak khawatir akan penjualan Wine - nya. Negara-negara seperti Malaysia, Azerbaijan, Dubai, dan bahkan Arab Saudi telah menunjukkan ketertarikannya, ujar Tabak dengan antusias.

Tabak menjual Kevserhelalwine melalui perusahaan miliknya, Talay Wine Company, dengan harga rata-rata 6-7 euro (Rp. 90.000 – 100.000).

"Kami telah mengubah yang haram menjadi halal. Wine yang berasa seperti Wine tapi benar-benar bebas alkohol, dan kami memproduksinya," ujar Tabak.

Wine halal buatan Tabak bukan satu-satunya minuman beralkohol yang tidak mengandung alkohol. Tahun lalu, di Perancis diproduksi Chamalal, sampanye halal. Seperti sampanye pada umumnya, minuman ini juga terbuat dari Wine dan bergelembung, namun bebas alkohol.

Diluncurkan pada bulan September, tepat menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2008, Chamala terbukti berhasil diterima di negara asal sampanye itu. Tidak ada satu acara pun yang akan lengkap tanpa kehadirannya.
Versi halal gelembung sampanye ini dijual dengan harga sekitar 60 euro (Rp. 900.000) per botol di beberapa restoran, namun jauh lebih murah jika membelinya di supermarket.

Penemu Chamalal, Rachid Gacem, mengatakan bahwa ia melihat adanya celah dalam pasar minuman beralkohol.

"Ketika saya datang ke pesta dan semua orang meminum alkohol, seperti sampanye, mereka seringkali menanyakan apakah saya mau minum satu gelas. Tapi kami (Muslim) tidak minum alkohol. Karena saya ingin menjadi bagian dari pesta, saya ingin meminum sesuatu yang seperti sampanye, tapi bukan sampanye."
Menanggapi minuman tersebut, tak semua Muslim lantas setuju. Beberapa di antara pemeluk Islam mempertanyakan bahkan meragukan kandungan isi Cham'alal. Seperti komentar-komentar di situs berita online yang menulis tentang peluncuran Cham'alal, yang salah satunya berbunyi, "Apakah itu benar-benar minuman Wine berkarbonasi?". (rin/iie/itn/fw/rpk/at) Dikutip oleh www.suaramedia.com

Sumber : suaramedia.com

Lihat juga:
Sate
Soto

Senin, 29 November 2010

Asiknya Sate Jepang

Sate termasuk salah satu makanan paling populer di Indonesia. Banyak daerah di Nusantara ini memiliki menu sate. Oleh karena itu Anda mengenal sate padang, sate madura, sate banjar, sate betawi, sate maranggi, sate blora, sate ponorogo, dan lain sebagainya. Jenis dagingnya pun beragam, dari ayam hingga penyu, dari kerang hingga torpedo. Sajian tersebut dapat Anda peroleh dengan mudah, dari warung pinggir jalan hingga restoran mewah.

Namun pernahkah Anda mendengar tentang sate Jepang? Sate Jepang yang juga disebut yakitori, tidak jauh berbeda dengan sate yang ada di Indonesia. Cara memasaknya juga dengan cara dibakar, dengan beraneka macam daging, tak beda dengan sate khas Indonesia.

Meskipun banyak memiliki kesamaan, perbedaan antara sate khas Indonesia dan yakitori juga cukup mencolok. Makanan di Jepang umumnya diolah dengan cara dan bahan yang sehat. Hal ini juga diterapkan dalam pembuatan yakitori. Jika sate yang biasa kita kenal adalah sate yang banyak mengandung kecap dan minyak, yakitori tidak banyak mengandung minyak dan lebih mengutamakan penggunaan garam.

Bahan dasar yakitori sendiri adalah ayam, sesuai makna kata tori yang artinya ayam. Semua bagian dari ayam, seperti paha, kulit, hati, dan lain sebagainya, bisa digunakan untuk yakitori. Di Jepang, sate ayam ini lalu dibakar di atas arang kayu. Kualitas arang kayu ini menentukan cita rasa satenya. Arang kayu yang keras dan aromatik menghasilkan sate yang lebih lezat, daripada arang kayu yang lebih murah, atau yang dipanggang di atas kompor gas dan pemanggang elektrik. Sebagian penjual yakitori menggunakan ayam buras (jidori), yang lebih alot daripada ayam biasa, tetapi lebih punya cita rasa.

Di negara asalnya, yakitori populer di kalangan pekerja kantoran kelas menengah sebagai jajanan sepulang kantor dalam perjalanan ke stasiun kereta. Yakitori banyak dijual di yakitori-ya, (restoran atau stan-stan makanan di pinggir jalan). Kerap kali selain dicelup dengan saus barbeque (sebelum dipanggang), daging ayam tersebut juga disiram dengan bir dingin. Wow... seperti apa, ya rasanya? Mereka mengakhiri hidangan tersebut dengan menenggak sake.

Sumber : Eka.D kompas.com - banjarmasinpost.co.id

Lihat juga:
Burger King
Wine

Minggu, 28 November 2010

2 types of Wine

Wine has two main types, namely red wine (red wine) and white wine (white wine). Both types of wine come from the type of grape used. The color of wine is not like the color of grape juice that looks more clear. The quality of drinks wine color is also determined a few other things.

Determine the color of wine fermentation. Although red wine from red grapes, red wine obtained from a process called soaking (maceration). Red wine from red grapes or black grapes. Hundreds of types of grapes to produce wines of different kinds of beverages as well.

Types of grapes so affect the taste of wine produced. White wine can be fermented from grapes type of color, from dark-colored wine until pink.

One of the most famous type of wine is cabaret sauvignon. Wine Cabaret sauvignon comes from the region of Bordeaux, France that produces red wine. Red wine is also another famous wine is Merlot.

There are several types of wine with the taste of chocolate and cherry. Grenache Wine become the kind of red wine that other famous Burgundy region of France. Grenache has the basic ingredients raspberries, mint and black cherry. Another famous type of wine is a Zinfandel that is made in Europe but most of the crops grown in California, Anerika States.

Type the famous white wine is Chardonnay. Wine contains a mixture of vanilla and a little fruit. California produces kinds of white wine Chenin Blancs. Chenin Blancs are a cheaper alternative than Chardonnay. Chenin Blancs contains apples and other spices. Other types of white wine is Pinot Gris. Pinot Gris from Oregon and the rich aroma of spices. White wine Riesling from Germany has the aroma of fruit.

White Zinfandel wine, a type of wine with a sweet taste of California. White Zinfandel Zinfandel red wines are processed from the peeled skin.

Source: Lopez Petti, you Nurlaila - vivanews.com

See also:
Sushi
Dim Sum

Jumat, 26 November 2010

Wine dan Radiasi Kulit

Wine - Pasien kanker yang akan menjalani terapi radiasi mungkin perlu menyesap minuman anggur (Wine) sebelum melakukan pengobatan tersebut. Sebab, berdasarkan penelitian pada wanita pengidap kanker payudara ditemukan bahwa meminum wine dapat membantu membatasi efek racun akibat radiasi pada kulit.

Diketahui, beberapa komponen wine dapat melindungi dari efek berbahaya radiasi. Komponen-komponen ini mencakup polifenol dan tanin.

Dalam penelitian ini, Dr Gabriella Macchia, dari Catholic University, Campobasso, Italia, dan rekannya meneliti efek perlindungan dari konsumsi wine terhadap 348 wanita yang menjalani terapi radiasi setelah melakukan operasi kanker payudara. Risiko menderita efek racun akibat radiasi ternyata mencapai 38,4 persen pada mereka tidak meminum wine, sebesar 31,8 persen pada wanita yang minum setengah gelas setiap hari, dan 13,6 persen pada peminum satu gelas wine tiap hari, serta 35 persen pada mereka yang minum dua gelas setiap harinya.

Peneliti menemukan bahwa wanita yang minum hanya satu gelas wine sehari memiliki risiko jauh lebih rendah menderita efek terapi radiasi. Secara khusus, risiko mereka terkena racun kulit akibat radiasi sekitar 75 persen lebih sedikit daripada yang tidak minum.

Sumber : liputan6.com - klipberita.com

Lihat juga:
Dim Sum

Rabu, 24 November 2010

Ice cream yang Jenisnya Beragam

Setahun belakangan ini, memilih Ice cream terasa lebih membingungkan. Bingung karena kian beragamnya rasa yang ditawarkan. Belum lagi segala 'aksesori' tambahan yang bisa dicampurkan di dalamnya.

Perkembangan kuliner Ice cream ke bentuk yang kian 'rumit' ini paling mudah dilihat di pusat belanja. Restoran dan usaha Ice cream rumahan pun ikut berimprovisasi.

Jika sudah begini, tidak ada jalan lain mengetahui kehebatan perkembangan kuliner Ice cream selain jajal langsung. Selain itu, penampilan Ice cream yang kian 'rumit' menantang indera pengecap.

Salah satu yang menarik dicoba ialah cold stone creamery. Ice cream asal Arizona, AS, ini ada di beberapa pusat belanja wilayah Jakarta Selatan.

Dari gambar di gerai sudah bisa dilihat es krimnya masuk kategori 'rumit' tadi. Es krim itu membumbung dalam cup dari wafle kering bergelombang hingga seperti gunung api meletus.

Namun muntahan batu berganti dengan cokelat, kacang, bahkan ada pisang, crackers, dan bongkahan cake cokelat. Ada 21 macam rasa Ice cream dan 43 campuran (mix-in) lainnya yang disediakan.

Jika belum berani eksplorasi, memilih signature ice cream merupakan cara aman mendapat kreasi yang lezat. Salah satu andalan gerai itu ialah chocolate devotion yakni Ice cream cokelat dicampur butiran cokelat dan brownies. Sensasi di lidah setara kelihatannya. Meski berpori-pori, es krim terasa lembut. Kekentalannya menunjukkan tingginya kadar susu.

Campuran butiran cokelat membuat makanan ini terasa ramai di mulut. Mungkin agak sedikit merepotkan karena beberapa cokelat lengket di gigi. Meski begitu manisnya tetap pas, itu mungkin karena es krim dasar yang tidak terlalu manis.

Es krim gaya campur ini juga sudah masuk buffe hotel. Hotel Shangri-La salah satunya. Meski tidak seberagam di gerai, cokelat dalam bentuk biskuit, batangan, silinder, atau stroberi juga tersedia. "Karena intinya adalah berkreasi sesukamu. Itu yang buat orang suka es krim ini. Meskipun tidak enak, tetap suka karena kreasi sendiri," kata Executive Pastry Chef Shangri-La, Guillaume Bonnety.

Pria asal Prancis itu menilai es krim vanila menjadi dasar terbaik untuk pencampuran. "Karena tidak terlalu manis," kata Bonnety yang menyebut gaya es krim itu sebagai tepanyaki, mengacu pada meja tempat pencampuran es krim.

Meja ini pula yang jadi atraksi tambahan es krim ini. Di atas meja granit berpendingin yang mirip dengan meja pengolahan tepanyaki itu, es krim dicampurkan, dicacah, hingga dimampatkan lagi. Meski begitu, es krim tidak mencair.

Es krim Italia- gelato (jamak-gelati) juga makin banyak ditemui di Indonesia. Es krim ini mengandung buah-buahan dan kadar susunya rendah lemak.

Dengan begitu, gelati terasa lebih ringan daripada es krim biasa. Alessandro Santi, chef Italia di Shangri-La, mengatakan gelati berfungsi mencuci rasa makanan sebelumnya dan memberikan rasa segar setelahnya.

Sumber :Dok.mi/OL-5 - Bintang Krisanti - Media Indonesia

Lihat juga:
Soto
Wine

Senin, 22 November 2010

history of Steak Factory

Steak as if synonymous with the land of Uncle Sam because it is one of the highest quality beef. No wonder the line of the type of beef imported from there as U.S. T-Bone Streak, U.S. Beef Ribs, Tenderloin U.S., U.S. Sirloin and so forth. Inipula types are available at Factory Steak restaurant owned by Kenneth Chen. It may be practically most people think of steak comes from the U.S..

In fact, it is said was originally not the case. Beef is not exactly popular as part of the diet choice in the U.S. before the Civil War. According to a site, its history is not even real beef from the U.S.. Precisely who introduced cattle to the new world of the Spaniards to Mexico in 1540.

Then, in the 18th century by the Spanish Colonial and French began to raise cows. As railways developed at the time, they use trains to transport cattle from San Antonio, Texas to New Orleans. But this industry then fell due to a terrible winter when the herd of cows gone up to 90 percent.
But along with the development of the age at the time, beef production increased again since 1871. Even after World War II, aka beef beef became a symbol of American prosperity.

This symbol eventually became famous all over the world while also providing inspiration to the interpreter-cook. Thus, aka steak steak menu also managed to become a kitchen mainstay. Resto-special steak restaurants also appear. In order to be different and gain profit, each restaurant also has a uniqueness of each with a different strategy. This, too, who carried out the Steak Factory, opened in the region that there is no special restaurant steak. In addition it is still not forgotten the taste of Indonesian cuisine in membubui beef imports. Through the concept of a low profile and local, Steak Factory is ready to spread to other cities in the future.

"Whose name is not only a shop building in Jakarta alone but in the region too, meaning Steak Factory can open in other areas also," that Chen hopes the expansion plan forward. Selling may be steak, but the Steak Factory still not forget the spice native to Indonesia!

Source: SH / sally approached - sinarharapan.co.id

See also:
Dim Sum
Wine

Kelas untuk Dim Sum

Cooking class ini khusus buat pencinta Dim Sum. Seorang chef ahli membuat dim sum akan membimbing tahapan membuat Dim Sum. Kali ini Dim Sum unik dan trendy yang bakal dibagikan ilmunya. Dim Sum bentuk kelinci, landak, kura-kura dan Dim Sum kukus panggang yang paling gres. Buruan daftarkan diri Anda, hanya tersedia 20 tempat saja!

Dim Sum, penganan mungil yang berasal dari selatan Cina ini kini sangat populer di dunia. Awalnya Dim Sum dinikmati di pagi hingga siang hari sebagai teman minum the yang dikenal dengan sebutan yam cha. Kebiasaan ini berkembang hingga di hampir seluruh kawasan Asia, termasuk di Indonesia.

Sudah lebih dari sepuluh kali kami menggelar kursus Dim Sum yang selalu dibanjiri peserta. Dim Sum yang jumlahnya ratusan memiliki keunikan dalam pembuatan seperti layaknya pastry di negeri Barat. Untuk memuaskan rasa ingin tahu, kamipun mengikuti perkembangan Dim Sum hingga akhirnya memilih Dim Sum yang unik dan trendy sebagai topik cooking class exclusive kali ini.

Kami mendapat dukungan dari hotel JW Marriott Jakarta, melalui Mr.Karsono, seorang Junior Sous Chef yang trampil membuat Dim Sum. Sajian Dim Sum kreasinya menjadi favorit tamu di Pearl Chinese Restaurant. Bukan hanya cantik tetapi rasanya juga enak.

Lima buah Dim Sum akan diajarkan secara detil pembuatannya. Tiga Dim Sum unik, berbentuk landak, kelinci dan kura-kura akan dijelaskan cara membuat adonan kulitnya dan isian yang enak. Bentuk yang mungil dengan rasa adonan kulit yang empuk lembut sangat enak dipadu dengan adonan yang legit wangi. Bentuk binatang yang lucu dengan rasa yang unik dan teknik membuat yang kreatif ini sedang digemari oleh pencinta Dim Sum di dunia.

Dua Dim Sum yang paling trendy, Dim Sum dengan teknik kukus panggang memiliki rasa renyah sedikit lembut dengan variasi isi yang gurih. Dua jenis steam pan fried Dim Sum (berbentuk bulat lipat dan serbentuk mirip kuo tie dengan 2 variasi isi) akan dibeberkan cara membuat kulit hingga membentuk plus membuat adonan isinya. Rasa Dim Sum ini tidak hanya lembek tetapi ada tektur renyah yang enak.

Tiap penjelasan chef akan diikuti dengan praktek yang dibimbing oleh sang chef dan timnya. Tanya jawabpun bebas Anda lakukan sampai semuanya menjadi jelas dimengerti. Usai cooking class, Anda bisa menikmati makan siang bermenu dim sum dan hidangan lain, yam cha sepuasnya.

Kelas untuk Dim Sum ini merupakan kelas praktek atau hands on, karena itu kami membatasi jumlah pesertanya, hanya 20 (dua puluh) orang saja. Supaya bisa mengatur waktu, catat dahulu waktunya, Sabtu, 16 Mei 2009, pukul 9.30-14.00, di Pearl Chinese Restaurant, Hotel JW Marriott Jakarta, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Kami hanya memberikan tempat pada mereka yang benar-benar berminat. Pastikan nama Anda terdaftar di sini!

Sumber : Eka / Odilia Winneke - detikFood

Lihat juga:
Wine
Hanamasa

Selasa, 16 November 2010

Menyesap Wine Lezat

Ini adalah yang ketiga dari Wine Carmenere saya mencicipi bulan ini. Seperti yang saya dinyatakan dalam dua artikel saya sebelumnya, Carmenere adalah salah satu anggur saya mendorong samping di masa lalu, tetapi telah ditempatkan pada daftar untuk memeriksa kembali pada tahun 2010. Dua yang pertama meninggalkan aku dengan perasaan campur aduk tentang anggur. Arboleda tahun 2006 lebih penuh bertubuh dengan banyak bumi, paprika hijau dan tembakau. Ini kurang buah dengan pengecualian beberapa saat ini hitam atau beberapa raspberry hitam di mulut. Concha y Toro Marques de Casa Concha 2007 jauh berbeda dengan aroma yang lebih banyak buah dan bumi kurang dan tembakau. Meskipun saya ingin mencoba Arboleda dengan steak panggang tebal, Marques de Casa Concha lebih fleksibel dan akan melakukannya dengan baik dengan ayam, semur, burger dan pizza.
Malam ini saya membuka sumbat Carmenere lain dari Concha y Toro, yang Casillero del Diablo 2008 Reserve. Sekali lagi aku menemukan sesuatu yang jauh berbeda dari dua sebelumnya, mungkin sedikit di-antara.

Ada ceri gelap sedikit dan blueberry tersembunyi di bawah aroma tembakau dan coklat. Mulut itu menawarkan sama dengan bumbu sedikit mengarah ke selesai kering, tapi pedas. Aku menikmati ini dengan beberapa Muenster dan keju Dubliner. Harga juga tepat untuk yang satu ini, pada $ 10 anda tidak bisa salah.
The Marques de Casa Concha, di $ 20, benar-benar yang terbaik dari tiga, meskipun Casillero del Diablo adalah membeli besar. Aku masih tidak dijual di Carmenere. Dalam beberapa bulan lagi aku akan mencoba tiga dan semoga tiga lagi sebelum tahun berakhir. Ini akan menyenangkan! (Whywineblog)

Minggu, 14 November 2010

Anggapan Salah tentang Ice cream


Akibat komposisinya yang sarat akan energi, protein, dan lemak, terutama lemak jenuh, Ice cream kerap dituding sebagai biang keladi penyebab gigi berlubang atau diabetes.

Penyebab Gigi Berlubang
Penyebab utama terjadinya gigi berlubang adalah difermentasinya sisa-sisa karbohidrat, terutama gula sederhana, yang tertinggal dan menempel pada gigi. Fermentasi yang dilakukan oleh bakteri-bakteri dalam mulut adalah mengubah gula menjadi asam-asam organik yang dapat melubangi gigi dalam jangka waktu lama.

Fermentasi dapat terjadi pada segala jenis karbohidrat. Dengan demikian, makanan apa pun yang mengandung karbohidrat berpotensi untuk menyebabkan gigi berlubang.

Hal yang dapat dilakukan untuk mencegah gigi berlubang adalah dengan menjaga kebersihan mulut dan rajin menggosok gigi, minimal dua kali sehari, setelah sarapan pagi dan sebelum tidur. Gosok gigi atau berkumur air putih sangat dianjurkan untuk dilakukan setelah mengonsumsi makanan berkarbohidrat atau yang manis, termasuk Ice cream.

Penyebab Diabetes
Diabetes melitus adalah suatu kondisi pankreas tidak depat menghasilkan insulin yang cukup bagi tubuh atau berhenti menghasilkan insulin sama sekali. Kekurangan insulin menyebabkan glukosa di dalam darah tidak dapat dikonversi menjadi glikogen atau diserap sel-sel tubuh yang membutuhkan energi.

Dalam ilmu kesehatan, skala yang digunakan untuk mengukur signifikasi efek yang ditimbulkan makanan terhadap penderita diabetes disebut sebagai indeks glisemik. Indeks glisemik (IG) adalah peringkat individual makanan berdasarkan efeksnya terhadap kadar glukosa darah, yang berhubungan dengan waktu pencernaan dan penyerapannya.

IG dari makanan tergantung dari komposisinya, seperi lemak, protein, karbohidrat, dan serat pangan. Makanan berkabohidrat tinggi umumnya memiliki IG tinggi, yang berarti cepat meningkatkan kadar glukosa darah. Penderita diabetes selalu disarankan tidak mengonsumsi makanan yang memiliki IG tinggi agar kadar glukosa darahnya tetap terkendali.

IG memiliki nilai berkisar antara 0 hingga 100 dan diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan yaitu tinggi (lebih dari 70), sedang (antara 56-69) dan rendah (kurang dari 55). Makanan yang termauk ber IG tinggi adalah: roti tawar, sari buah segar, sereal sarapan, kentang, kurma, dan pisang. Makanan yang tergolong ber-IG sedang adalah madu, selai, dan kentang yang baru dipanen. Makanan ber-IG rendah adalah buah-buahan, seperti apel, aprikot, ceri, ganggur, jeruk, pear, dan peach, jagung manis, ubi jalar dan kacang-kacangan.

Ice cream merupakan makanan yang mengandung 14-16 persen glukosa. Jumlah yang cukup besar dibandingkan makanan lainnya. Namun, interaksi komponen-komponen di dalamnya menghasilkan Ice cream sebagai makanan yang ber-IG antara 55-57. Berarti Ice cream termasuk makanan ber IG rendah hingga sedang, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes asalkan dalam jumlah wajar. Ice cream tidak memiliki aktivitas peningkatan glukosa darah yang cepat seperti roti, nasi, atau umbi-umbian. (EurekaIndonesia)

Lihat juga :
Soto
Wine

Jumat, 12 November 2010

Berapa banyak kalori di Wine?

Ingin tahu berapa banyak kalori dalam segelas Wine? Wine merah, Wine putih,Wine pencuci mulut adalah beberapa jenis yang paling populer Wine. Kalori dalam dan beberapa jenis anggur lebih banyak dibahas di bawah ini. Baca terus untuk mengetahui rata-rata kalori dalam segelas anggur.

Anggur dianggap sebagai minuman yang sempurna ketika datang untuk merayakan beberapa saat khusus. Kandungan alkohol anggur bervariasi dari 10% menjadi 14%. Sangat mudah untuk memahami bahwa semakin tinggi kandungan alkohol, tinggi akan kalori dalam segelas anggur. pembuat Wine mengumpulkan buah anggur, menghancurkan mereka dan menambahkan ragi kepada mereka yang mengaktifkan proses fermentasi. Ragi adalah media yang digunakan untuk mengkonversi gula dan oksigen dalam jus anggur menjadi alkohol ethyle. Produk akhir yang diperoleh dikenal sebagai 'anggur' yang tidak lain adalah campuran air, alkohol dan rasa anggur. Air mengandung nol kalori. rasa anggur merupakan persentase yang sangat kecil dari keseluruhan anggur. Oleh karena itu, jika pertanyaan 'berapa banyak kalori dalam segelas anggur adalah berlama-lama dalam pikiran Anda, Anda perlu memeriksa kandungan alkohol anggur. Berikut adalah informasi yang diperlukan tentang kalori dalam anggur.

Kalori rata-rata dalam Segelas Wine
Jumlah anggur dalam gelas mungkin berbeda sesuai dengan jenis gelas anggur, oleh karena itu pengukuran standar yang digunakan untuk menggambarkan kalori dalam anggur. Tabel berikut menjelaskan kalori per gelas anggur merah.

Catatan: 1 gelas anggur = 5 fl. ons Dan 115 ml. = 4 fl. ons

Jika pertanyaan 'berapa banyak kalori dalam segelas besar Wine adalah menghantui Anda, maka jawabannya adalah, "segelas besar Wine akan mengandung kalori sekitar ganda." Sebagai contoh, jika gelas normal (4 oz. Atau 115 ml.) Anggur merah manis mengandung 100 kalori, maka segelas besar anggur merah (sekitar 8 oz.) Akan mengandung sekitar 200 kalori. Demikian pula, jawaban dari pertanyaan 'berapa banyak kalori dalam secangkir anggur' akan tergantung pada ukuran cangkir. Lebih baik untuk mempertimbangkan kalori dalam mililiter diberikan atau ons anggur daripada berpikir tentang 'berapa banyak kalori dalam segelas anggur atau secangkir anggur'.

fakta gizi Wine mungkin bervariasi menurut jenis. Sulit untuk menjelaskan jumlah pasti kalori yang hadir dalam jenis anggur yang tak terhitung. Oleh karena itu telah saya sebutkan kalori rata-rata dalam beberapa jenis anggur populer. Saya harap Anda menemukan informasi di atas tentang 'berapa banyak kalori dalam segelas Wine' membantu. (Leena Palande - buzzle)

Lihat juga:
Dim Sum
Hanamasa

Rabu, 10 November 2010

Wine Merah kenapa berwarna merah?

Pertama hal pertama, Wine merah baik ... merah, tapi kenapa? warna Ini bisa berasal dari beragam luas varietals anggur mulai dari anggur  yang kemerahan, dalam ungu, dan bahkan biru yang indah pada skala warna. Ini anggur menimbulkan warna Wine yang diklasifikasikan dengan deskriptor seperti garnet, hampir hitam, merah tua, merah terang, ruby merah, buram ungu, violet dalam, merah marun dan daftar terus. Ini adalah grapeskins yang bertanggung jawab untuk spektrum warna yang berbeda dari Wine merah itu. Kulit berada dalam kontak dengan jus anggur selama proses fermentasi, yang memungkinkan penyebaran baik warna dan tanin. rona merah tertentu The Wine individu tergantung pada jenis anggur yang digunakan dalam proses dan lamanya waktu pigmentasi kulit yang bersentuhan dengan jus. Ada benar sekitar 50 tombol merah Wine varietals yang secara konsisten mewujudkan diri dalam pasar dunia Wine saat ini.

Pilihan Gelas untuk Wine Merah
Wine Merah akan menempatkan kaki mereka terbaik ke depan ketika dituang ke dalam dan meneguk dari gelas Wine dengan ruang yang memadai. Semangkuk jelas oval atau berbentuk telur yang menyempit sedikit di atas dibandingkan dengan gelas ramping flute-seperti yang diperlukan untuk menikmati Wine merah dengan penuh. Kaca Wine merah yang ideal akan menampung antara 10-22 ons cairan, memungkinkan lebih banyak ruang untuk berputar-putar Anda Wine dan luas permukaan yang lebih baik untuk membiarkan Wine untuk bernapas sedikit. Pada catatan melayani, perlu diingat bahwa Wine merah sebagian besar berada di mereka terbaik ketika suhu melayani adalah antara 60-65 derajat Fahrenheit - melayani mereka terlalu hangat dan rasa alkohol terlalu jelas, melayani mereka terlalu dingin dan mereka dengan cepat akan membelok menuju pahit dan lebih zat pada langit-langit.


Gaya Wine Merah
Seperti dengan semua Wines, pembuat Wine tertentu akan memiliki cukup "mengatakan" dalam gaya Wine ia akan menghasilkan. Yang mengatakan, Wines merah sering dikelompokkan berdasar Sebagai contoh, orang mungkin mengatakan bahwa Anggur merah tertentu "cahaya-bertubuh" - merujuk pada merasa-mulut dan struktur tanin "-tipe tubuh.". Sebuah Wine cahaya bertubuh akan memiliki lebih sedikit tanin hadir dan kehadiran kurang pada langit-langit. Wine ini cenderung kurang menuntut mitra dengan penuh rasa makanan. Contoh dari Wine lampu merah bertubuh akan menjadi salah satu berasal dari varietas anggur Gamay, seperti Wine terkenal Perancis merah muda: Beaujolais Nouveau. Sebuah Wine merah sedang berbadan akan mengandung tanin lebih dari di atas Beaujolais Nouveau, tapi tidak akan memiliki kekuatan mengerut dekat dari California Cabernet Sauvignon bertenaga tinggi atau Super Italia Tuscan. Contoh umum Wine merah sedang-bertubuh meliputi: Merlot, Shiraz atau Chianti. Wine merah penuh berbadan membanggakan tanin tertinggi (dan sering alkohol) konten. contoh Perdana merah penuh bertubuh yang terhormat Prancis Bordeaux anggur, Cabs kunci California dan mendesis Tuscans Super Italia. Secara umum, Wines cahaya bertubuh cenderung "merasa" lebih seperti air di dalam mulut. Sebaliknya, "penuh-bertubuh" Wine merasa lebih berat, lebih seperti susu, efek ini disebabkan sebagian besar ke tanin tinggi (dan lagi, alkohol) konten. (Stacy Slinkard, Panduan About.com)


Lihat juga:
Sate
Ice cream

Selasa, 09 November 2010

Wine & Perasaan

Memang benar bahwa ada untuk mengetahui apa Wine untuk memilih untuk makan atau apa hidangan untuk setiap Wine, ini adalah awal dari pernikahan, tapi apa lagi yang ada untuk mengetahui sebelum Anda membuka botol?

Ini akan bertanya pertama jika Anda minum Wine adalah kebiasaan atau adat, "minum untuk menemani makanan atau mencerna?, Apakah Anda lakukan untuk kesehatan atau status?, Apakah pembuatan Anggur adalah ilmu atau seni?, Apakah Anggur sihir atau murni kesenangan?

The Wine, serta agama atau jenis kelamin, dapat diartikan dalam banyak cara. Anda dapat menelusuri lagi gairah, menemukan penjelasan ilmiah untuk kebajikan yang sehat, bingung untuk menjelaskan sihir atau mengembangkan akal sehat untuk menemukan satu untuk masing-masing tangan.

Banyak pengetahuan adalah mengetahui merek Wine dan daerah, praktek label Wine termasuk penyimpanan yang tepat atau suhu operasi optimal, mengumpulkan Wine atau membeli masa depan, dan berlangganan panduan yang memenuhi syarat. Ini adalah bentuk berguna mengetahui mana daerah dari Perancis benar-benar baik dalam panen 2000.

Tapi semua ini tampaknya masuk akal jika seseorang ingin tahu bagaimana menemukan harmoni, kesenangan atau kesejahteraan, bahan dasar dalam perkawinan jiwa dan indra.

Beberapa orang mulai merasa tertarik pada Wine atau wilayah, atau mereka yang menemukan Wine dan mereka ingin mencoba semua premi atau yang menemukan sebuah gudang dan preferensi adalah untuk menemukan semua rumah. Ada juga orang-orang yang hal yang berbeda di setiap Wine, tergantung pada menu atau kadang-kadang tamu ...

Saya menyarankan kita minum dengan damai, tanpa terburu-buru, kadang-kadang dimaksudkan, kadang-kadang tanpa berpikir, untuk minum tanpa menikah belum (meskipun kadang-kadang ada baiknya untuk menjadi kenyataan), untuk bersabar: Wine adalah yang terbaik saat ini selesai. Seiring waktu, pertanyaan dan jawaban formalitas sederhana.

Mereka belajar untuk merasakan Wine. (Winebookclub)

Minggu, 07 November 2010

Wine, Lindungi Jantung

Wine merah merupakan jenis yang paling digemari. Selain warna yang menarik, Wine merah mempunyai manfaat yang sangat luar biasa. Banyak mitos yang menyatakan bahwa minum Wine dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga terhindar dari berbagai penyakit. Kenyataan tersebut menyebabkan Wine diberi julukan sebagai French Paradox.

Di Prancis, jumlah penderita jantung koroner jauh lebih kecil daripada penduduk Amerika Serikat, bahkan paling kecil dibandingkan dengan negara-negara Eropa lainnya. Padahal, masyarakat Prancis lebih banyak mengonsumsi lemak dan merokok, serta relatif kurang bergerak. Para peneliti mengaitkan fenomena tersebut dengan kebiasaan orang Prancis yang menyukai red Wine dalam kehidupan sehari-hari.

Sebuah penelitian di Eropa menunjukkan bahwa Wine merah mengandung senyawa fenol yang lebih tinggi dari Wine putih. Fenol atau flavonoid merupakan antioksidan yang sangat kuat, sehingga mempunyai efek kardioprotektif (melindungi jantung dari serangan radikal bebas).

Flavonoid dapat mencegah oksidasi LDL (kolesterol jahat) 20 kali lebih kuat daripada vitamin E. Flavonoid terbukti mempunyai efek biologis yang sangat kuat sebagai antioksidan, menghambat penggumpalan keping-keping sel darah, merangsang produksi oksidasi nitrit yang dapat melebarkan pembuluh darah, dan juga menghambat pertumbuhan sel kanker.

Pada saat fermentasi Wine merah, senyawa flavonoid yang kompleks terurai menjadi lebih sederhana, sehingga lebih mudah diserap tubuh ketimbang yang terdapat pada buah segar. Adanya alkohol (10 persen) dalam Wine membuat kandungan flavonoid stabil.

Menurut penelitian Agricultural Research Service, US Department of Agriculture, persenyawaan kedua yang terkandung dalam Wine cukup menjanjikan untuk mencegah kanker. Penelitian yang dilakukan oleh Agnes Rimando dari Natural Products Utilization Research Unit, Oxford, Mississippi, menunjukkan bahwa pada wine ditemukan senyawa pterostilbene (terro-STILL-bien).

Senyawa tersebut memiliki kemampuan mencegah kanker sama kuatnya dengan resveratrol, senyawa antioksidan pada buah anggur yang telah lebih dahulu ditemukan. Pterostilbene juga menunjukkan daya hambat yang kuat melawan kanker payudara dalam sel.

Resveratrol pada Wine merupakan salah satu komponen yang sangat bermanfaat. Berdasarkan beberapa penelitian yang dipublikasi, resveratrol sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Gary Meszaros dan Joshua Bomser dari The Northeastern Ohio Universities College of Medicine, menunjukkan bahwa resveratrol dapat menghambat angiotensin II, yaitu suatu hormon yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

Resveratrol juga merupakan agen antikanker yang baik untuk mencegah kanker prostat, kanker paru-paru, kanker hati, dan kanker payudara. Sebuah publikasi pada The Journal of Applied Toxicology, Juli 2003, menunjukkan resveratrol dapat mereduksi komponen benzopyrene yang merupakan radikal bebas penyebab kanker.
Sebuah publikasi pada Life Science, Agustus 2003, menunjukkan resveratrol dapat menghambat proliferasi dan metastasis sel tumor. FASEB Journal dari AS juga menunjukkan resveratrol sangat bermanfaat dapat menghambat pertumbuhan sel mati penyebab kanker. Kandungan resveratrol pada Wine merah mencapai 1,5 sampai 3 miligram per liter.

Sebuah publikasi pada the Journal of Biological Chemistry, November 2005, menunjukkan bahwa wine merah dapat mereduksi penyakit alzheimer. Hal itu disebabkan kandungan resveratrol pada wine merah yang dapat mereduksi tingkat amyloid-beta peptides (Abeta). Sebuah publikasi pada The Journal of Agricultural and Food Chemistry 2006 menunjukkan bahwa wine merah dapat meningkatkan aliran darah ke otak hingga 30 persen.

Selain resveratrol, peneliti Perancis juga berhasil menemukan komponen acutimissin A pada wine merah yang merupakan antikanker. Acutimissin A tergolong dalam kelas polyphenol ellagitannin.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa acutimissin A dapat menghambat enzim yang mempunyai aktivitas seperti sel kanker. Acutimiisin A memiliki potensi 250 kali lebih baik dalam menghambat sel kanker dibandingkan obat antikanker VP-16. Selain itu, wine merah juga mengandung hormon melatonin. Hormon ini dapat membantu menenangkan pikiran, sehingga seseorang dapat tidur lebih lelap. (gaya hidup sehat - kompas)


Lihat juga :
Soto
Sour Sally

Kamis, 04 November 2010

Dim Sum, an integral part of Chinese Cuisine

Dim Sum is an integral part of Chinese cuisine, closely associated with the tradition of yum cha, or taking tea. Dim Sum means "small heart", suggestive of a small snack that touches the heart. Dim Sum can be found all over China and in many parts of the West, where Dim Sum is a popular meal. Dim Sum is usually served in the late morning through the early afternoon, although some Dim Sum establishments are open later. It is a meal that should be lingered over, in multiple courses that traditionally have a set order.

Dim Sum is an umbrella category for small Chinese dishes. Typical examples of Dim Sum are small dumplings, wrapped foods such as won tons and egg rolls, and other more exotic foods. In general, individual portions of Dim Sum are small, so that numerous dishes can be ordered and sampled by the table. Most Dim Sum falls under the category of a savory pastry, although these foods can be prepared in a variety of ways. Dim Sum can be steamed, fried, boiled, baked, or broiled, and this wide range of options makes for a lively and varied meal.

Usually, Dim Sum is served from rolling carts, which makes it markedly different from Western foods. In a Dim Sum restaurant, servers wheel out fresh trays of delicacies and tables can take what they please. A specific type of dish is used for each food, so that at the end of the meal, the staff can add up all the dirty dishes to determine how much should be charged. Eating traditional Dim Sum is like grazing, and it encourages diners to linger and nibble, sometimes for hours.

Most restaurants have a dazzling array of Dim Sum available, with large establishments offering over 100 different varieties of food that change from day to day. The chef is given a great deal of leeway to create whatever he or she pleases, depending on seasonal availability and what he or she thinks is auspicious for that day.

Some classic examples of Dim Sum include har gow, small steamed dumplings with shrimp and water chestnuts. Consumers can also often find siu may, open faced pork dumplings with chives. Steamed buns filled with a variety of things, from barbecued pork to vegetables, are also extremely popular. Many restaurants also make sweet steamed buns, filled with things like red bean paste, sesame, or lotus root. More exotic offerings such as chicken feet or shrimp wrapped in bean curd skin can often be found as well. Dim Sum is a culinary adventure, and the small dishes are often inexpensive, which encourages people to try new things.(S.E. Smith - Wise Geek)


See also :
Hanamasa
Wine

Si Kecil yang Menggoda

Ukurannya mungil, untuk sekali santap. Rasanya dominan gurih, enak, bentuknya pun cantik. Makanan ringan yang penyajiannya juga khas dalam wadah kukusan dari bambu ini, memang punya daya pikat tersendiri. Menurut sejarahnya, Dim Sum (dari bahasa Cantonese) alias si cemilan yang sudah dikenal sejak periode Jalur Sutera dan Dinasti Han (206 SM) ini, adalah menu sarapan khas di negeri asalnya. Tapi lama-kelamaan, cemilan yang makin popular ke seantero dunia ini makin akrab saja untuk disantap kapan pun. Asyiknya lagi, Dim Sum memiliki varian yang lumayan banyak, jadi buat yang hobi icip-icip, Dim Sum bakal memuaskan selera.

Di suasana hangat Tahun Baru Imlek, berburu Dim Sum bisa jadi ide bagus. Apalagi, buat yang ingin cari tempat asyik untuk ketemuan dengan teman-teman, resto dengan sajian Dim Sum ini bisa jadi alternatif. Kalau sederet menu Western rasanya sudah membosankan, sesekali boleh juga yang serba Eastern.

Golden Ming Chinese Restaurant, yang letaknya di lantai satu The Acacia, Jakarta, salah satu yang menyajikan masakan dengan cita rasa Cantonese dan Szechuan. “Golden Ming yang buka pukul 11.30 -14.30 untuk makan siang dan 18.30 – 22.30 untuk makan malam, menyediakan 32 item Dim Sum mulai dari Hacok, Hakau, Somay, Lo May Kay, sampai Lumpia,” ujar Sidik Kadarsyah, Public Relations Manager The Acacia, Jakarta.

Salah satu resto yang ada di hotel yang berada di kawasan Matraman, Jakarta, ini memang dikenal dengan Dim Sum-nya yang lezat. Bahkan, buat para mania Dim Sum, Golden Ming juga menyediakan tawaran menarik. Mulai Januari tahun ini, ada promo Lovely Monday, yakni para tamu bisa mencicipi dim sum sepuasnya dengan harga Rp 45 ribu++. Sedangkan All You Can Eat Dim Sum yang berlaku untuk Selasa sampai Jumat ditawarkan dengan harga Rp 48.070++ per orang, dan berlaku minimal 4 orang. “Khusus akhir pekan dan libur nasional, kami buka lebih awal, pukul 09.00-14.30,” kata Sidik. Ia tak lupa menambahkan, dim sum ala Golden Ming dibuat dari bahan-bahan yang halal, agar bisa dinikmati oleh semua kalangan. Rasakan renyahnya kulit Shrimp Lemon, lembutnya Bakpau, sampai Ceker Ayam yang tak terlalu pedas tapi punya cita rasa bumbu yang kuat.

Tapi, di sini jangan cuma puas dengan Dim Sum-nya yang fresh. Karena masih ada menu ala carte favorit Golden Ming, seperti Peking Duck, Ikan Malas (khusus didatangkan dari Kalimantan Selatan), Nasi Goreng Seafood, Sup Hisit (sirip hiu), dan banyak lagi. (MIRA LARASATI - Tempo Interaktif)


Lihat juga :
Sushi
Wine

Selasa, 02 November 2010

Steak dan Masakan Meksiko?

Bagusnya masakan Steak dan masakan Meksiko adalah bahwa kedua makanan itu adalah campuran dari berbagai macam bahan. Tentu saja hal pertama yang terlintas dalam pikiran mungkin fajitas. Anda dapat melakukan lebih baik dari itu sekalipun. Apakah Anda menginginkan sesuatu hanya dengan sedikit rasa Meksiko atau sesuatu yang sama sekali berbeda dari Steak Minggu biasa, Anda mulai di tempat yang sama, rendaman.

Jika Anda telah menjaga maka Anda tahu bahwa suatu cairan terbuat dari dua bagian, rasa dan medium. Rasa adalah sesuatu yang paling Anda suka. Media biasanya merupakan cairan asam untuk membawa rasa jauh ke dalam daging. Cairan ini biasanya cuka atau jus jeruk. Dalam Meksiko memasak air jeruk nipis menambahkan rasa besar dan membantu melunakkan daging. jus Kapur adalah bumbu tradisional untuk membuat fajitas dan banyak lainnya hidangan daging Meksiko.

Ketika datang ke rasa, Anda tidak harus membuatnya panas dan pedas. Menambahkan steak ketumbar segar memberikan Anda sebuah rasa Meksiko otentik tanpa menambahkan panas apapun. Tentu saja jika Anda suka panas kemudian menambahkan berbagai cabai, baik segar atau bubuk adalah kuncinya. Saya lebih suka cabe ringan pada steak saya, jadi saya pergi menuju anaheim tersebut. Ini cabe, panjang hijau segar terbaik. Panggang di atas api terbuka dan cincang halus. Semua cabai memiliki rasa lebih segar. Jika Anda ingin nada turun panas, buang bijinya dan cuci. Memanggang juga akan mengurangi panas sedikit. Jika Anda benar-benar ingin panas kemudian mencoba habanero atau Serrano, tetapi sangat berhati-hati.

Seperti kebanyakan tradisi memasak yang besar, daging dilayani hemat. Biasanya steak Meksiko akan dilayani diiris dengan hal-hal lain, seperti kacang-kacangan, beras, tortilla, dll cara yang tepat untuk mengiris steak lurus dari panggangan. Tempatkan di papan ukiran dan, dengan menggunakan pisau sangat tajam, irisan pada sudut 45 derajat terhadap butir daging. Hal ini membuat lebih mudah untuk mengunyah dan memperlihatkan rasa daging ke apapun yang Anda bisa tambahkan. (Derrick Riches - bbq about)

Lihat juga :
Soto
Wine

Minggu, 31 Oktober 2010

28 Jenis Dim Sum di Table8

Kalau Anda penggemar Dim Sum, mampirlah akhir pekan ini di resto ini. Ada puluhan jenis dim sum disajikan hangat mengepul. Suasana yang hangat bakal membuat acara yum cha di akhir pekan jadi seru dan asyik. Apalagi harga yang ditawarkan benar benar fantastis. Cobain yuk!

Dim sum? Hmm... siapa yang sanggup menolak? Sajian yang berasal dari selatan Cina ini memang sangat populer di Jakarta dan kawasan Asia lainnya. Makanan serba mungil, asin dan manis, dibuat segar dan disajikan hangat mengepul. Disajikan di atas klakat bambu dan disantap sambil menyerutup teh oolong.

Itulah budaya yum cha yang biasa dilakukan orang Cina dari daerah Canton. Menikmati hangatnya dim sum, sambil ngobrol dan minum teh merupakan kegiatan rutin di pagi hari hingga menjelang siang. Kegiatan yum cha atau mencicipi teh ini memang sangat disukai oleh orang tua dan kini hampir segala usia menyukai dim sum.

Dim sum memiliki ratusan jenis. Mulai dari jenis yang dipanggang, digoreng hingga dikukus. Bahan pembuat dim sum juga sangat beragam, demikian pula dengan rasanya, dari asin gurih hingga manis legit. Jenis dim sum seperti siomai, hakau, bakpau, angsio kaki ayam hingga onde-onde sudah tergolong dim sum yang populer.

Jika akhir pekan ini Anda ingin mencicipi dim sum yang spesial dan unik dengan suasana yang berbeda, Table8 yang berlokasi di lantai dasar Hotel Mulia Senayan Jakarta bisa jadi pilihan. Di akhir pekan resto Cina terbaru yang bergaya Chinoiserie ini menawarkan pilihan dim sum yang berbeda.

Tersedia 28 jenis dim sum di hari Sabtu dan Minggu yang disajikan prasmanan dan bisa dipesan a la carte. Selain jenis dim sum populer, ada banyak dim sum lain yang unik. Seperti Xiao Lung Pao, dim sum berbentuk kantung berisi kuah dan daging kepiting, Xian Xia Chang Fun, lembaran adonan yang tipis dengan isian udang, atau Kuo Tie, pan-fried dumpling dengan isian daging ayam.

Kalau suka dim sum manis, jangan lupa memesan winter melon, pie pipih berbentuk bundar dengan isian lotus paste yang legit. Atau Cintoi, onde-onde yang kulitnya renyah dengan isian adonan lotus ini legit rasanya. Yang lembut renyah dan bikin lidah bergoyang, Tan tat alias Baked Egg Tart jangan dilewatkan. Demikian pula dengan bolu kukus lapis kaster, Steamed Layer Cake with custard, sangat lembut di lidah.

Khusus buat pencinta dim sum sejati,sebaiknya memesan Baked Pau, bakpau mungil berlapisan adonan renyah manis ini dipanggang dengan isian adonan ayam yang gurih. Atau Pau berisi adonan kuning telur asin yang lembut meleleh. Carrot cake yang populer di Singapura juga sayang dilewatkan. Di Table8, Pan-fried Radish Cake ini diaduk dengan sosis yang gurih. Dijamin membuat lidah tak bisa berhenti mengunyah!

Sambil menikmati beragam jenis dim sum yang semuanya serba segar dan panas mengepul, Anda bisa memesan beragam jenis teh Cina dari jenis green tea, oolong tea hingga kwa cha. Santapan dim sum sepuasnya ini bisa dinikmati di hari Sabtu dan Minggu, jam 08.00 – 14.30.

Khusus hari Sabtu Anda cukup membayar Rp. 138.000,00 ++ dan di hari Minggu Rp. 168.000,00++, termasuk chinese tea sampai jam 11.00. Jika akhir minggu ini ingin mencicipi dim sum dengan suasana dan cita rasa berbeda, segera saja hubungi 021-574-7777 ext.4108/4208 untuk informasi dan reservasi. (Odilia Winneke - detikFood)


Lihat juga : Wine,  Hanamasa

Shiraz si Anggur Merah

Carbenet Sauvignon
Jika Wine putih / hijau nya yang populer dengan Carbenet Chardonnay Sauvignon dapat dikatakan bintang jenis wine merah. Alasannya adalah karena sebagian jenis wine mudah tumbuh di daerah beriklim sedang hangat dan pemeliharanya 'rewel' tidak. Banyak hasil di Perancis (Bordeaux), Italia, Amerika Serikat (California), Chile, Australia dan Afrika Selatan. blackberry karakter buah yang kuat dan juga memiliki tingkat yang lebih tinggi tanin (rasa Sepat) tinggi dibandingkan dengan jenis lain anggur. Tidak jarang para penggemar menjuliki Carbenet Sauvignon anggur sebagai anggur yang keras kepala dan tangguh.

Pinot Noir
Di antara berbagai jenis anggur, Pinot Noir dapat dikatakan sebagai budidaya anggur yang paling sulit. Menariknya meskipun jenis yang sama Pinot Noir tetapi rasa dan karakter dari anggur yang dihasilkan bisa berbeda. Yohan Handoyo dalam bukunya menyebut anggur ini memiliki kepribadian ganda. Karakter Pinot Noir kadang-kadang saja menerbitkan stroberi saja, tetapi ketika diproses, lebih khusus blackcerry karakter, coklat (gelap), jamur (jamur) sampai cerutu juga akan kita dapatkan. Tapi justru karakter Pinot Noir yang tidak mudah ditebak membuat jenis anggur yang dijual di pasar. Karena pecinta wine akan bisa mendapatkan kejutan yang tak terbayangkan coba meskipun Pinot Noir. Ini anggur yang baik jesnis berasal dari Prancis (Burgundy dan Champagne), California (Oregon), Australia, Selandia Baru dan Chile. Bicara dalam hal warna, warna Pinot Noir memiliki lebih muda dari Carbenet Sauvignon, bahkan begitu puas tanin nya yang bisa dikatakan lebih lembut.

Shiraz
Banyak diproduksi di Australia, Afrika Selatan, Prancis (yang terkenal dari Lembah Rhone), USA (California) juga Chili. Di Perancis, Syrah Shiraz disebut dengan nama, jadi Shiraz dan Syrah adalah sama. Memiliki berbagai rasa dan satu adalah karakter cirri kkasnya lada hitam dan lada putih dia. Ada juga karakter coklat (gelap), violet, kopi, tembakau, cerutu, vanili sampai karakter daging binatang liar (game).

Merlot
Adalah jenis anggur yang menghasilkan anggur rasa lembut. Menurut para ahli, anggur, Merlot adalah sepasang anggur diproduksi oleh Carbenet Sauvignon (kuat). Pertumbuhan ini tidak jauh dari memproduksi Carbenet Sauvignon, yaitu di daerah Perancis, Italia, Chile, Argentina, Australia, Afrika Selatan dan Amerika Serikat (California). Ini mengandung tanin yang lembut dan karakter buah seperti kismis hitam, blackberry, stroberi, plum hingga karakter tembakau, kopi dan cokelat lembut.

Sumber: seleramagazine


Lihat juga : Soto, Sour Sally

Kamis, 28 Oktober 2010

Satay, a dish of marinated grilled meats

Satay (pronounced /ˈsæteɪ/ SA-tay) or sate is a dish of marinated, skewered and grilled meats, served with a sauce. Satay may consist of diced or sliced chicken, goat, mutton, beef, pork, fish, tofu, or other meats; the more authentic version uses skewers from the midrib of the coconut leaf, although bamboo skewers are often used. These are grilled or barbecued over a wood or charcoal fire, then served with various spicy seasonings.

Satay may have originated in Java or Sumatra, Indonesia. Satay is available almost anywhere in Indonesia, where it has become a national dish. It is also popular in many other Southeast Asian countries, such as: Malaysia, Singapore, Brunei, Thailand, the southern Philippines and in the Netherlands, as Indonesia is a former Dutch colony.

Satay is a very popular delicacy in Indonesia; Indonesia’s diverse ethnic groups’ culinary art (see Cuisine of Indonesia) have produced a wide variety of satays. In Indonesia, satay can be obtained from a travelling satay vendor, from a street-side tent-restaurant, in an upper-class restaurant, or during traditional celebration feasts. In Malaysia, satay is a popular dish - especially during celebrations - and can be found throughout the country. Close analogues are yakitori from Japan, shish kebab from Turkey, chuanr from China and sosatie from South Africa.

Turmeric is a compulsory ingredient used to marinate satay, which gives the dish its characteristic yellow colour. Meats commonly used include beef, mutton, pork, venison, fish, shrimp, squid, chicken, and even tripe. Some have also used more exotic meats, such as turtle, crocodile, and snake meat.
Satay may be served with a spicy peanut sauce dip, or peanut gravy, slivers of onions and cucumbers, and ketupat (rice cakes).

Pork satay can be served in a pineapple-based satay sauce or cucumber relish. An Indonesian version uses a soy-based dip.
Satay is not the same as the Vietnamese condiment sate, which typically includes ground chili, onion, tomato, shrimp, oil, and nuts. Vietnamese sate is commonly served alongside noodle and noodle-soup dishes. (wikipedia)


See also : wine

soto