Kamis, 28 Oktober 2010

Soto Bokoran Coklat

Disebut bokoran karena rumah dari pemilik Soto Bokoran terletak di Jl. Bokoran. Berbeda dengan kuah soto ala semarang kebanyakan yang bening. Soto Bokoran mempunyai kuah yang kuning kecoklatan. Ternyata warna coklat ini didapatkan dari kaldu ayam yang digunakan sebagai dasar kuah soto dicampurkan dengan kuah sate.

Seperti dikebanyakan warung soto di semarang, sate ayam ataupun sate jeroan menjadi pendamping dalam menyantap soto. Biasanya sate ditaruh didalam sebuah mangkuk yang berisi kuah kecoklatan. Warna coklat ini didapatkan dari bahan dasar kuah berupa campuran gula jawa dan kecap.

Ada satu lagi lauk yang jarang didapatkan di warung soto lain, yaitu telur kecap. Telur ini kelihatannya telur yang dibacem dengan durasi masak selama 5 jam. Bahan dasarnya juga menggunakan telur bebek bukan telur ayam biasa.

Satu porsi sotonya dibandrol Rp.6.000. Dan yang sedikit membedakan dari soto kebanyakan adalah potongan-potongan tomatnya yang sangat besar. Lumayan juicy ketika kita menyantap soto bokoran ini.

Oh iya kalau mau makan di warung ini jangan datang siang hari karena soto dijamin sudah habis ludes. Warung ini buka dari jam 6 pagi sampai jam 12 siang. Tetapi pada akhir pekan akan tutup lebih cepat karena habis sebelum jam tutup.

Warung Soto Bokoran sudah bertahan selama 40 tahun berjualan di semarang. Jadi boleh dibilang soto bokoran adalah salah satu kekayaan kuliner semarang yang patut untuk dijaga.

Warung ini bisa ditemukan di Jl. Plampitan. Dari arah Simpang 5 – Jl. Gajah Mada – di perempatan setelah Hotel Gumaya belok kanan. Kelihatannya gang pertama sebelah kanan itu sudah Jl. Plampitan. (didut - tukang makan.com)


Lihat juga : ice cream

steak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar